Jombang, Briannova.or.id – Yayasan Baitul Mal (YBM PLN) menggelar wisuda dan tasyakuran mahasantri petik Jombang angkatan 1 tahun ajaran 2022/2023 membangun generasi Islam yang berakhlakul karimah dan berwawasan teknologi di era digital. Bertempat di halaman tengah YBM PLN Jl. KH. Bisri Syansuri, RT.001/RW.005, Denanyar Utara, Plosogeneng, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Sabtu(29/7/2023)
Yayasan Baitul Maal PLN adalah Lembaga yang mengelola dana zakat dari para karyawan muslim PLN. Dana zakat ini, disalurkan YBM PLN kepada penerima manfaat dengan berbagai macam cara. Salah satunya, melakukan pelatihan-pelatihan kewirausahaan dan memberikan keilmuan dan peningkatan ekonomi.
Direktur YBM PLN Dedi Wijaya ketika di wawancarai menyampaikan, Wisuda angkatan pertama diikuti sebanyak 42 santri yang terbagi menjadi 2 kelas, diantaranya Kelas jurusan pengembangan perangkat Lunak dan kelas jurusan Digital Marketing.
“Untuk jurusan pengembangan perangkat lunak, santri diajarkan cara membuat aplikasi atau pengembangan perangkat lunak. Sedangkan, jurusan digital marketing diajarkan konsep desain, cara mengiklankan produk,” tuturnya.
Lanjut Direktur, YBM PLN dalam bermitra dengan PT W line Indonesia yang beralamatkan di perumahan sebelah Bravo untuk mendewasakan keilmuan para santri YBM PLN.
“Masa pendidikan di YBM PLN selama 1 tahun di biayai dana zakat yang diambil dari pegawai PLN yang dikelola oleh YBM PLN. Jadi, dana tersebut menjadi satu satunya pendana di Jombang. Semua operasional Santri di YBM PLM Kabupaten Jombang dibiayai dana zakat oleh pegawai PLN,” tambahnya.
Sementara, syarat menjadi Santri YBM diantaranya fakir, miskin yang sudah lulus dari SMA sederajat dan lulus kurang dari 2 tahun.
“Salah satu persyaratannya yaitu fakir dan miskin. Harus dari kalangan masyarakat yang tidak mampu(Dhuafa). Tidak hanya itu, syarat lain yaitu Santri harus mampu menambah hafalan Al-Qur’an sebanyak 2 juz,” ucap Direktur.
Tidak hanya itu, santri yang sudah di wisuda tetap menjadi keluarga YBM PLN. Sebab, YBM PLN tidak hanya memberi manfaat dalam bentuk pendidikan saja, tetapi juga menyalurkan sampai santri bisa masuk universitas atau bekerja.
“Harapannya, masyarakat Kabupaten Jombang semakin banyak yang mengajak kolaborasi atau kerjasama dengan YBM PLN, sehingga banyak bisa berkiprah dalam menebar manfaat. Perwujudan YBM PLN untuk menebar manfaat adalah santri benar benar murni gratis, santri mendapat makan dan tempat tidur, bahkan setiap bulan santri diberikan uang saku,” pungkasnya.(mda)



















