Berikut Alasan Desa Puri Semanding Datangkan Ki Purbo Asmoro dari Surakarta

Jombang, Briannova.or.id – Tasyakuran sedekah Desa Puri Semanding dengan menghadirkan pagelaran wayang kulit Ki Purbo Asmoro dari Surakarta. Diawali dengan penampilan Tari Remo Boletan dari para siswi kolaborasi SDN Puri Semanding I dan SDN Puri Semanding II, kemudian Tari Pembuka Sradha, Karawitan Mayang Koro. Dilanjutkan wayang kulit dari Ki Purbo Asmoro lalu penampilan Cak Yudho CS dan Mbak Mintul dari Woko Chanel. Bertempat di Lapangan Puri Semanding. Senin malam (31/7/2023)

Camat Plandaan dalam sambutannya menyampaikan, apresiasinya kepada kepala desa dan masyarakat Puri Semanding yang guyub rukun dalam menyiapkan pagelaran wayang kulit. Terlebih lagi, masyarakat yang sangat antusias nguri-uri (melestarikan) adat istiadat sedekah desa.

“Semoga yang menjadi hajat warga desa Puri semanding dikabulkan oleh Tuhan Yang maha esa. Ini adalah pertama kali pagelaran wayang kulit dalam skala yang sebesar ini. Semoga menjadi penglipur kita semua, semoga wejangan dalam pagelaran wayang kulit menjadi pelajaran bagi kita semua. Semoga masyarakat selalu diberi kesehatan, keselamatan dan keinginannya terkabul,” tuturnya.

Sementara, Kepala Desa Puri Semanding, Nur Bata menyampaikan, terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Puri Semanding dan seluruh panitia yang telah kompak dan guyub rukun untuk menyukseskan pagelaran wayang kulit.

“Dengan kerja keras, acara bisa terlaksana lancar dengan penonton yang sangat banyak. Ini adalah bentuk rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah memberikan kedamaian, kesehatan dan kelancaran rezeki,” tutur Kepala Desa.

Menurutnya, pagelaran wayang kulit dipilih untuk nguri-uri (melestarikan) budaya jawa. Masyarakat atau tokoh-tokoh yang sudah lanjut usia juga bisa menyaksikan kembali Adat Jawa karena seakan-akan Budaya Jawa sudah mulai luntur.

“Pagelaran wayang kulit ini tidak hanya menyongsong kebudayaan tapi juga perekonomian. Banyak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pedagang kecil dari masyarakat sekitar yang hadir dalam kegiatan ini. Misalnya, toko yang terletak di depan Lapangan Puri Semanding menjadi ramai, pedagang kuliner, sarana mainan anak, pedagang mainan anak, aksesoris dan lainnya,” jelasnya.

Artinya, banyaknya para pelaku usaha yang hadir menjadikan pagelaran wayang kulit bermanfaat dan berperan menggerakkan perekonomian. Seperti yang kita ketahui, UMKM menjadi pilar penting dalam perekonomian Indonesia. Sebab, UMKM banyak menyerap tenaga kerja dan lingkup perputaran ekonominya kecil (penjual dan pembeli). Sehingga, UMKM sangat efisien dalam menggerakkan perekonomian.

“Harapannya, Desa Puri Semanding bertambah damai, tentram dan lancar rezekinya. Sehingga, cenderung masyarakatnya diberikan kelancaran dalam melaksanakan aktivitas baik itu pedagang maupun petani. Desa Puri Semanding diharapkan semakin maju karena kekompakan warga desa,” pungkasnya.(mda)