Jombang, Briannova.or.id – Guna memecahkan masalah jalan becek dan terjadinya genangan air saat hujan turun, Pemerintah Desa Tunggorono Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang lakukan pengurukan tanah dan pembangunan paving di area Kantor Kepala Desa Tunggorono.
Penggunaan paving block dianggap lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan pelapis tanah lainnya. Terlebih lagi, ketika musim hujan tiba, masalah genangan air seringkali menghampiri area Kantor Kepala Desa Tunggorono, sehingga penggunaan paving block telah terbukti sebagai solusi efektif. Hal ini disampaikan Kepala Desa Tunggorono Didik Dwi Mulyawan ketika diwawancarai usai melakukan pengawasan terhadap pembangunan paving. Selasa (20/12/2023)
Dia menambahkan, keunggulan paving block dalam menangani genangan air terletak pada sifatnya yang mampu menyerap air dengan baik sebab paving block memiliki pori – pori yang dapat menyerap air hujan ke dalam tanah.
“Paving block dianggap sebagai solusi yang ramah lingkungan adalah kemampuannya dalam mengelola air hujan. Dibandingkan dengan material pelapis tanah lainnya, paving block lebih efektif dalam meresapkan air ke dalam tanah. Sehingga, tidak hanya mengurangi genangan air, tetapi juga membantu menjaga keseimbangan ekosistem,” terangnya.
Didik mengatakan, selama ini kalau musim penghujan area Kantor Kepala Desa Tunggorono selalu banjir. Karena sungai yang terletak di seberang jalan kantornya lebih tinggi daripada area Kantor Kepala Desa Tunggorono.

Didik berharap, dengan pembangunan paving paling tidak air hujan bisa meresap di bawah paving. Pihaknya juga membuat saluran air ke arah utara Kantor Kepala Desa Tunggorono. Sehingga, air akan mengalir ke drainase desa.
“Mudah – mudahan dengan adanya paving, paling tidak untuk volume air yang biasanya tergenang di halaman kami bisa berkurang. Hal ini tentunya akan memudahkan kami untuk melakukan pelayanan terhadap masyarakat yang datang ke Kantor Kepala Desa Tunggorono,” pungkasnya.
Perlu diketahui, pembangunan paving di area Kantor Kepala Desa Tunggorono Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang mulai dilakukan pengerjaan selama 10 hari ini, atau mulai dari Tanggal 10 Desember 2023 dengan 2 orang tukang dan 2 orang pekerja dan ditargetkan selesai sebelum akhir tahun 2023. Sementara, pembangunan paving dengan dengan panjang 31 m³ dan lebar 22 m³ kemudian urug tanah 102,3 m³. Sumber dana yang digunakan dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dengan anggaran sebanyak Rp. 100.000.000 (seratus juta rupiah). (mda)



















