Jombang, Briannova.or.id – Salah satu tugas Kepala Regu Pengamanan (Karupam) adalah mengatur seluruh petugas penjagaan dan memastikan keamanan yang menjadi tanggungjawabnya di Lapas Kelas IIB Jombang Kanwil Kemenkumham Jawa Timur.
Untuk itu, Karupam D yang bertugas mengecek kesiapsiagaan anggotanya. Dimulai dari pos Wasrik, Ia meminta kepada petugas pos Wasrik sebagai garda terdepan untuk memastikan area depan Lapas dalam keadaan aman. Minggu (19/5/2024)
Berlanjut ke Petugas P2U, Karupam D mengingatkan agar petugas P2U teliti dalam mengawasi lalu lintas barang dan orang yang akan masuk ke dalam Lapas. “Tidak ada pengecualian bagi siapapun, yang masuk ke dalam Lapas harus dilakukan pemeriksaan baik badan maupun barangnya,” ucapnya.
Usai dari P2U, Karupam D menuju ke pos blok untuk mengecek buku laporan petugas dan memastikan bahwa seluruh kegiatan atau peristiwa yang terjadi di pos blok dicatat dengan runtut dan baik oleh petugas. “Buku laporan sebagai bentuk pertanggungjawaban petugas secara administratif jika terjadi peristiwa yang mengganggu keamanan dan ketertiban,” kata Karupam D.
Selain itu, Ia mengingatkan agar petugas pos blok rutin melaksanakan trolling dan rutin melaporkan semua kejadian kepada pos utama melalui HT.
Selanjutnya, Karupam D berkeliling ke pos-pos menara dan memastikan petugas yang berjaga dalam siap siaga. Pos menara bertanggung jawab berperan dalam mengawasi seluruh Lapas dari ketinggian sehingga memudahkan dalam mendeteksi upaya pelarian, kegiatan mencurigakan.
“Oleh karena itu kami memastikan petugas pos menara selalu dalam kondisi siap siaga dan terus melaporkan secara rutin situasi dan kondisi di lingkungan yang menjadi fokus pengawasannya,” ujar Karupam D.
Terpisah, Kalapas Jombang, Margono, A.Md.IP., SH., MH., menjelaskan bahwa petugas harus selalu siap siaga dan saling bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
“Kakanwil Kemenkumham Jawa Timur Bapak Heni Yuwono selalu mengingatkan bahwa Lapas dan Rutan harus dalam kondisi aman dan kondusif, disini peran Karupam sangat penting dalam memantau kesiapsiagaan anggotanya dan memastikan anggota dibawah koordinasinya kompak dan solid. Sehingga pelaksanaan tugas pengamanan menjadi efektif dan maksimal,” pungkasnya. (mda)
















