Sebanyak 2.414 Lowongan Kerja Dibuka Melalui Jombang Job Fair 

Dari sisi kiri, Pj Bupati Jombang Sugiat didampingi Plt Kepala Disnaker Jombang Nikmatusholihah ketika menyaksikan penandatanganan

Jombang, Briannova.or.id – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) gelar Jombang Job Fair 2024 terdiri dari recruitment, talkshow, dan bazar. Jombang Job Fair 2024 mengusung tema “Giat Ciptakan Peluang Kerja” dan “Giat Kerja, Pekerja Kompeten” dibuka secara langsung oleh Pj Bupati Jombang Sugiat. Bertempat di Auditorium Universitas Darul ‘Ulum (Undar) Jombang. Rabu (26/6/2024)

Pj Bupati Jombang Sugiat ketika sambutan menyampaikan, adanya pengangguran akan mengurangi pendapatan masyarakat sehingga berdampak pada penurunan tingkat kemakmuran negara. Pengangguran juga dapat menimbulkan berbagai masalah ekonomi, sosial, kemiskinan, kesehatan, serta mempengaruhi prospek pembangunan di masa yang akan datang.

“Pengangguran umumnya disebabkan oleh jumlah angkatan kerja yang tidak sebanding dengan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dapat dihitung dengan membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyatakan dalam persen,” tutur Sugiat.

Sugiat menambahkan, strategi pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Jombang antara lain melalui, bursa kerja/job fair, perluasan kesempatan kerja melalui pemberdayaan kelompok masyarakat dan Tenaga Kerja Mandiri (TKM), dan pelatihan keterampilan bagi pencari kerja.

“Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Jombang pada tahun 2023 mencapai 4,66%. Terjadi penurunan sebesar 0,81% dari TPT tahun 2022 yang sebesar 5,47%. Meskipun TPT Kabupaten Jombang menurun, masih ada jumlah pengangguran yang perlu mendapatkan penanganan yang sinergis dari berbagai pihak,” terangnya.

Menurut Sugiat, diperlukan program kegiatan yang mengarah pada perluasan dan pengembangan kesempatan kerja dengan menciptakan lapangan kerja yang lebih produktif secara mandiri, dengan memberdayakan tenaga kerja muda produktif atau sumber daya manusia secara optimal di daerah pedesaan dan perkotaan.

“Selanjutnya, kepada 23 perusahaan yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan kegiatan ini, saya sampaikan penghargaan setinggi – tingginya atas keikutsertaannya dalam mengikuti kegiatan Jombang Job Fair 2024. Semoga dapat merekrut pencari kerja yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Saya berharap kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial atau formalitas belaka, tetapi benar – benar dapat membuka lapangan kerja bagi Masyarakat Jombang,” harap Sugiat.

Di tempat sama, Plt Kepala Disnaker Jombang Nikmatusholihah menyampaikan, Jombang Job Fair 2024 di latar belakangi tingkat pengangguran terbuka Kabupaten Jombang pada saat ini 4,66% atau 35.334 orang. Angka ini lebih tinggi bila dibandingkan sebelum Covid-19.

“Jombang Job Fair 2024 bertujuan untuk memfasilitasi bertemunya antara pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja atau perusahaan. Selain itu, job fair bertujuan penerapan sistem rekrut tenaga kerja secara transparan dan kompetitif. Sehingga menurunkan angka pengangguran terbuka,” kata Nikmatusholihah.

Dia menyebut, sampai dengan hari Selasa 25 Juni 2024 kemarin, peserta Jombang Job Fair 2024 yang mendaftar melalui online sejumlah 1.075 orang. Terdiri dari 49% SMK, 24% dari lulusan S1, 23% lulusan SMA.

“Sedangkan, Jombang Job Fair 2024 ini diikuti oleh 23 perusahaan dengan lowongan pekerjaan yang tersedia sejumlah 2.414 lowongan kerja,” ujar Nikmatusholihah.

Selain Jombang Job Fair 2024, upaya penanganan pengangguran yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang yang dilakukan kurun waktu Januari sampai Juni 2024 diantaranya, pelaksanaan pelatihan kerja berbasis kompetensi untuk menyiapkan tenaga kerja yang kompeten baik dilakukan oleh dinas tenaga kerja maupun LPK swasta sejumlah 770 orang.

“Kemudian, pelatihan berbasis kewirausahaan yang dilaksanakan oleh Disnaker sejumlah 40 orang dan sudah wirausaha karir sendiri 25 orang. Selanjutnya, penempatan kerja sebanyak 1.757 orang terdiri dari penempatan oleh BKK 1.073 orang, penempatan oleh LPK Swasta 438 orang, calon pekerja migran Indonesia yang diberangkatkan 246 orang,” pungkasnya. (mda)