Jombang, Briannova.or.id – Imam Subata, Kepala Desa Ceweng bersama Jamiyah Pengajian Jumat Pahing gelar Pengajian Rutin serta Santunan Anak Yatim dan Dhuafa dalam rangka memperingati 10 Muharram 1446 Hijriah. Bertempat di Balai Desa Ceweng Kecamatan Diwek. Rabu (17/7/2024)
10 Muharram menjadi peringatan Hari Asyura yang menjadi salah satu hari penting dalam ajaran umat Islam. 10 Muharram juga kerap disebut sebagai lebaran anak yatim. Bukan tanpa alasan, Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada umat islam untuk menyantuni dan menyayangi anak yatim.
Imam Subata, Kepala Desa Ceweng ketika diwawancarai menyampaikan, pengajian dan santunan merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang dimunculkan oleh ibu –ibu Jamiyah Pengajian Jumat Pahing Desa Ceweng.
Imam menyebut, Pengajian dan santunan sudah dilaksanakan sejak tahun 2015. Ini merupakan tahun ke 9. Dalam pengajian nantinya, ada penceramah dari salah satu pengasuh pondok pesantren yang mengisi pengajian.
“Selain pengajian, terdapat santunan anak yatim dan dhuafa dengan sumber dana dari masyarakat Desa Ceweng secara sukarela. Dana dari masyarakat didistribusikan melalui RT kemudian Kepala Dusun. setelah itu diberikan kepada panitia pengajian untuk dipakai santunan,” kata Imam Subata.
Sementara, santunan peringatan 10 Muharram 1446 Hijriah ini, diberikan kepada 66 anak yatim Desa Ceweng. Santunan juga diberikan kepada 200 orang lebih dari Kaum Dhuafa, yakni orang yang hidup dalam kondisi miskin atau sangat membutuhkan bantuan.
“Harapan saya, pengajian dan santunan sangat bermanfaat bagi warga. Di sisi lain, kita melestarikan budaya positif seperti ini. Tetap kita adakan setiap tahun,” pungkasnya. (mda)



















