Jombang, Briannova.or.id – Kejaksaan Negeri Jombang gelar acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri Jombang Lama Agus Chandra dengan Kepala Kejaksaan Negeri Jombang Baru Nul Albar, bertempat di Pendopo Kabupaten Jombang.
Pisah Sambut Kajari Jombang dihadiri PJ Bupati Jombang Teguh Narutomo, Forkopimda Kabupaten Jombang, Seluruh Kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kabupaten Jombang, Camat se Kabupaten Jombang, dan seluruh keluarga besar Kejaksaan Negeri Jombang. Kamis Malam (12/09/24)
“Saya atas nama forkopimda, keluarga besar Pemerintah, dan masyarakat Kabupaten Jombang mengucapkan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepala Kejaksaan Negeri Jombang lama Agus Chandra atas kerjasamanya dan yang telah dilakukan dalam penegakan hukum di Kabupaten Jombang selama masa kepemimpinannya,” jelas PJ Bupati Jombang Teguh Narutomo.
Menurut Teguh, Kajari Agus Chandra telah banyak mewarnai dalam perjalanan penegakan hukum khususnya di kabupaten jombang demi terwujudnya supremasi sistem hukum dan sistem konstitusi yang berfungsi sebagai acuan dasar yang efektif dalam proses penyelenggaraan negara dan pemerintahan.
Ia menyebutkan, mutasi jabatan adalah hal yang wajar. Setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan. Untuk itu, teriring doa kami keluarga besar Pemerintah Kabupaten Jombang mengucapkan selamat jalan dan selamat mengemban tugas yang baru kepada bapak Agus bersama istri di tempat yang baru sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Data Statistik Kriminal pada Pusat Data Statistik Kriminal dan Teknologi Informasi (Pusdaskrimti) Kejaksaan Republik Indonesia.
“Selamat datang kepada Kepala Kejaksaan Negeri Jombang yang baru Nul Albar yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan,” hal ini disampaikan oleh PJ Bupati Teguh Narutomo saat menyambut kedatangan Kepala Kejaksaan Negeri Jombang Baru dengan memperkenalkan Kabupaten Jombang yang disebut dengan “Kota Santri” dan sekaligus memperkenalkan kehidupan masyarakat di Jombang.
“Kami berharap, Kepala Kejaksaan Negeri Jombang yang baru dapat melanjutkan kebijakan-kebijakan yang telah berjalan dengan baik, serta menghadirkan inovasi-inovasi baru yang dapat memperkuat penegakan hukum dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat di Kabupaten Jombang,” harap Teguh.

Ditempat sama, Kepala Kejaksaan Negeri Jombang lama Agus Chandra saat diwawancarai awak media sebelum acara dimulai menyampaikan, dalam mendukung percepatan pembangunan dan percepatan investasi telah dilakukan dengan cara memperkuat teman-teman pejabat pembuat komitmen di dalam proses pengadaan barang dan jasa. KemudianbKejaksaan juga membantu untuk memberikan kepastian hukum terkait dengan kerjasama dalam rangka percepatan investasi di Kabupaten Jombang.
“Dalam masa kepemimpinan saya masih banyak hal-hal yang belum optimal, dengan demikian tentu dalam kepemimpinan kajari yang baru saya berharap dapat mengoptimalkan lagi hal-hal yang belum bisa saya optimalkan dalam masa kepemimpinan saya,” katanya.
Selain itu, Agus merasa dalam masa kepemimpinannya belum sesuai dengan harapan yang diinginkan karena masih banyak rencana-rencana yang sudah kami bicarakan dengan teman-teman stakeholder terkait namun masih di tangan awal saja.
“Sebagai contoh, kita berharap PDAM mampu meningkatkan cakupan layanan air bersih perpipaan untuk masyarakat salah satu caranya adalah dengan kerjasama penyediaan sistem penyedia air minum. dalam hal ini kami membuat kebijakan untuk membantu peraturan direksi sebagai mekanisme internal untuk kerjasama,” katanya.
Tidak hanya itu, Kejaksaan juga akan membantu dalam pelayanan kepada masyarakat di bidang kesehatan dan sedang menyusun Peraturan Bupati terkait dengan kerjasama di lingkungan kesehatan. Hal ini diharapkan Puskesmas berani dalam rangka untuk melakukan kerjasama dengan pihak lain untuk meningkatkan pelayanan masyarakat di bidang kesehatan atas keterbatasan anggaran. Pungkasnya. (vir)



















