Selain Menjadi Event Tahunan, Puncak Kenduren Menjadi Tradisi Leluhur

Caption Foto : Gunungan Utama Tumpeng Durian

Jombang, Briannova.or.id – Menjadi event tahunan di Kabupaten Jombang, Puncak Kenduren Wonosalam tahun 2025 bertempat di lapangan Wonosalam Kabupaten Jombang berlangsung dengan meriah.

Puncak Kenduren Wonosalam tahun 2025 selain terdapat gunungan tumpeng besar juga terdapat tupeng hasil bumi sebanyak 9 gunungan tumpeng dari desa se Kecamatan Wonosalam yang di arak dari Kantor Kecamatan Wonosalam menuju Lapabgan Wonosalam.

Kali ini, Puncak Kenduren Wonosalam tahun 2025 dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Jombang Salmanudin yang mewakili Bupati Jombang Warsubi.

Kenduren wonosalam merupakan tradisi turun-temurun yang diwariskan oleh leluhur Kabupaten Jombang, serta acara ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga wujud rasa syukur (slametan) kepada Allah SWT atas limpahan hasil bumi yang telah diberikan, khususnya di Kecamatan Wonosalam.

“Melalui kenduren ini, kita bersama-sama memanjatkan doa agar keberkahan terus mengalir, sehingga kesejahteraan masyarakat wonosalam semakin meningkat dari tahun ke tahun,” jelas Wakil Bupati Kabupaten Jombang Salmanudin.

Ia menyebutkan, nantinya di Ouncak Kenduren Wonosalam 2025 akan ada kirab tumpeng yang berisi hasil bumi dari 9 desa di wonosalam, bazar durian, pameran umkm, serta beragam hiburan seni dan budaya.

Saat ini, puncak dari acara ini yang paling ditunggu-tunggu adalah gunungan tumpeng besar yang berisi 2.025 buah durian, yang nantinya akan dibagikan secara gratis kepada para pengunjung.

Perlu diketahui, berdasarkan data statistik, potensi durian di kabupaten jombang pada tahun 2025 sangat luar biasa. tercatat ada 159.624 pohon durian, di mana 89% atau sekitar 143.060 pohon berada di Kecamatan Wonosalam. Minggu (23/02/25)

“Dari jumlah tersebut, potensi panen durian mencapai 80.994 pohon, dengan total produksi sekitar 54.377 kwintal per tahun. Hal ini membuktikan bahwa kita memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi salah satu daerah penghasil durian unggulan di Jawa Timur, bahkan di Indonesia,” ucapnya.

Menurutnya, selain sektor perkebunan, Wonosalam juga memiliki potensi besar di bidang pariwisata, dengan keindahan alamnya yang masih asri, wilayah Wonosalam memiliki berbagai destinasi wisata berbasis alam, perkebunan, dan peternakan yang menjadi unggulan daerah.

“Kami pemerintah kabupaten jombang berkomitmen untuk terus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pariwisata di wonosalam. pembangunan ini mencakup perbaikan sarana dan prasarana, serta berbagai kebijakan yang mendorong investasi di sektor pariwisata,” sebutnya.

Salmanudin berharap, dengan semakin berkembangnya sektor pariwisata dan pertanian, akan semakin banyak investor dan wisatawan yang tertarik datang ke wonosalam. Hal ini tentu akan berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, membuka lebih banyak lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pungkasnya. (vir)