Sarana Kenalkan Budaya, Bandung Carnival Ajang Kreativitas Warga

Caption Foto : Kepala Desa Bandung Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang Anang Fauzi

Jombang, Briannova.or.id – Rayakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 80, Pemerintah Desa Bandung Kecamatana Diwek Kabupaten Jombang adakan Bandung Carnival season III.

Perlu diketahui, Bandung Carnival season III merupakan agenda tahunan di Pemdes Bandung yang bertujuan untuk melestarikan budaya nusantara.

Bandung Carnival season III diberangkat secara langsung oleh Kepala Desa Bandung Anang Fauzi di garis start.

Kali ini Bandung Carnival season III mengusung tema Keragaman Budaya Nusantara. Tema tersebut dipilih karena merupakan sarana untuk memeperkenalkan budaya-budaya yang ada di Indonesia kepada khalayak umum. Sabtu (02/08/25)

“Nantinya Bandung Carnival season III akan disistemkan perlombaan, untuk kriteria yang dinilai mulai dari budaya yang di usung tiap peserta, keserasian gerakan, hingga mobil hias,” jelas Kepala Desa Bandung Anang Fauzi saat di wawancarai di ruang kerjanya.

Ia menyebutkan, peserta yang ikut memeriahkan Bandung Carnival season III sebanyak 17 kelompok. Untuk kelompok tersebut berasal dari seluruh warga Desa Bandung.

“Dapat kita lihat bersama, antusiasme dan animo dari masyarakat sangat luar biasa, hal ini dikarenakan tidak hanya warga lokal saja yang menyaksikan melainkan dari seluruh wilayah Jombang,” ucapnya.

Anang berharap Kepada Pemerintah Kabupaten Jombang agar Bandung Carnival dapat dijadikan sebagai icon daerah untuk menarik para wisatan lokal maupun luar wilayah Jombang. Pungkasnya.

Perlu diketahui, Budaya bertujuan untuk menjaga keberlangsungan berbagai aspek budaya, termasuk nilai-nilai, tradisi, kesenian, dan kearifan lokal, agar tidak punah atau terlupakan, khususnya oleh generasi muda.

Selain itu, budaya seringkali mengandung nilai-nilai luhur dan kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi. “Nguri-uri budaya” membantu memastikan nilai-nilai ini tetap terjaga dan dapat diturunkan kepada generasi penerus.

Tak hanya itu, Nguri-uri budaya juga membantu mempertahankan identitas tersebut agar tidak tergerus oleh pengaruh budaya lain atau globalisasi.

Bandung Carnival juga bisa untuk Mempererat Persatuan dan dapat menjadi sarana untuk mempererat tali persatuan dan kesatuan dalam masyarakat, karena melibatkan partisipasi aktif dari berbagai lapisan masyarakat. (vir)