Jombang, Briannova.or.id – Guna tingkatkan kemampuan pemecahan masalah, berpikir kritis, dan kemampuan mengaplikasikan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari diperlukan penguatan numerik atau literasi numerasi. Penguatan tersebut disampaikan dalam Seminar Nasional bertempat di ruang Bung Tomo Kabupaten Jombang.
Penguatan numerik atau literasi numerasi, memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari karena dapat membantu seseorang memahami dan menggunakan informasi untuk memecahkan masalah, membuat keputusan, dan berpartisipasi efektif dalam masyarakat.
Selain itu, Penguatan numerasi dalam pembelajaran matematika juga dapat meningkatkan keterampilan anak dalam mengelola data, termasuk membuat keputusan yang lebih baik, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Materi Seminar Nasional dalam rangka penguatan kompetensi numerasi disampaikan oleh Kanjeng Pangeran Setiawan Dirjonagoro,S.M., M.Si., M.H., M.M., CPFI., CFRS., CPOM., CDRA., CPMM.
Ia merupakan salah satu ilmu pengetahuan yang sangat penting dalam aspek kehidupan, akan tetapi masih di anggap sulit oleh sebagian banyak orang di Indonesia.
Peserta yang mengikuti Seminar Nasional, yaitu dari Kepala Sekolah dan Pengawas di Kabupaten Jombang. Jumat (08/08/25)
“Para peserta mengikuti seminar tersebut sangat antusias untuk menambah ilmu dan memperkuat serta meningkatkan potensi numerik, mereka juga terliat antusias yang sangat luar biasa, para peserta mengikuti dengan serius yang menjadi tanda bahwa kepala sekolah, guru, dan pengawas di Kabupaten Jombang betul-betul ingin meningkatkan ilmu pengetahuan matematika di sekolahnya,” jelas Kanjeng Pangeran Setiawan Dirjonagoro.
Ia menyebutkan, Seminar tersebut membahas tentang cara mudah mengerjakan matematika dengan akurat dan cepat. Hal tersebut salah satu metode pembelajaran matematika, sehingga guru punya perbendaharaan metode guna menghadapi pengetahuan matematika ketika melanjutkan jenjang selanjutnya.
Menurutnya, Peningkatan dan penguatan di era modern ini bermanfaat untuk guru dalam memberikan pelajaran matematika, hal tersebut dikarenakan guru sangat antusias dalam mengikuti Seminar Nasional dalam rangka Penguatan Potensi Numerik.
Metode yang disampaikan oleh pemateri tentang metode kepada para guru agar mengubah pola pikir tersebut menjadi menarik dan menyenangkan.
“Kami berharap metode-metode yang diberikan dapat menambah wawasan kepada kepala sekolah, guru, dan pengawas tentang pembelajaran matematika, serta merubah pandangan masyarakat bahwa matematika merupakan hal sulit menjadi matematika yang mudah dan menyenangkan,” sebutnya.
Sementara, Kepala Sekolah SD Sukoiber l Gudo Hanik menyampaikan, fokus utama dari seminar nasional adalah untuk meningkatkan capaian numerasi pada rapot mutu pendidikan.
“Dengan adanya kemajuan pada bidang pendidikan memang perlu adanya perbendaharaan metode-metode baru yang relevan dengan generasi saat ini,” katanya.
Hanik menyebutkan, metode yang disampaikan oleh pemateri sangat relevan dengan kondisi pendidikan saat ini, dengan motode yang mudah dipahami dan cepat.
“Kami para guru berharap dengan adanya seminar nasional, para Guru matematika bisa mengimplementasikan metode numerasi kepada para siswa-siswanya sesuai dangan perkembangan bidang pendidikan saat ini,” pungkasnya. (vir)



















