Kadis Pendidikan Jatim Pastikan Tak Ada Pungli dan Penahanan Ijazah

Jombang, Briannova.or.id – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tegaskan tak ada praktik pungutan liat (pungli) di sekolah-sekolah negeri jenjang SMA/SMK/SLB yang berada di kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Perlu diketahui, Kebutuhan pembiayaan operasional dan kegiatan pendidikan di sekolag negeri sepenuhnya dibahas secara terbuka antara pihak sekolah dan komite dengan pedoman pada dokumen Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah.

“Setiap sekolah negeri di Jawa Timur mendapatkan dukungan anggaran dari berbagai sumber, seperti Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP), serta partisipasi masyarakat yang bersifat sukarela dan tidak mengikat,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai.

Ia telah mendapat perintah dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan di setiap sekolah negeri berjalan dengan baik dan benar terutama tentang pengelolaan administrasi sekolah.

Tak hanya sekedar memastikan saja, Dinas Pendidikan Jatim bersama Cabang Dinas serta pengawas sekolag terus melakukan pengawadan secara berkelanjutan dan akan menindak tegas apabila terdapat laporan adanya pelanggatan terhadap prinsip tata kelola keuangan sekolah.

Selain itu, Aries Agung Paewai juga menyebutkan dan memastikan tidak ada ijazah siswa yang tertahan untuk lulusan tahun 2024 dan 2025 karena seluruhnya telah diberikan, termasuk sudah dihubungi melalui telepon dan pihak Sekolah Telah mendatangi rumah siswa yang belum mengambil ijazah.

Untuk 2025, ijazah sudah tersambung online sehingga otomatis saat lulus, siswa bisa langsung mencetak berdasarkan format yang ada.

“Jangan khawatir karena ijazah bisa diambil kapan saja, termasuk sekolah sudah mendatangi alumni langsung ke rumahnya Tapi ada alumni yang sudah pindah dan bekerja di luar kota. Untuk ijazah tidak bisa dititipkan ke keluarga karena harus cap tiga jari oleh yang bersangkutan,” lanjutnya.

Apabila Masih ditemukan yang merasa ijazahnya tertahan oleh sekolah maka bisa menghubungi layanan pengaduan ijazah melalui hotline di nomor 081- 3110- 881 atau bisa juga di email ppidhumas.dindikjatim@gmail.com atau juga bisa menghubungi media sosial sekolah masing-masing.

Sementara, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak untuk mewujudkan generasi emas pada Indonesia emas 2045 dan Indonesia maju.

“Saya mengapresiasi kepada pendidikan Jatim karena patut menjadi kebanggaan sebab selama 6 tahun berturut-turut Jatim berhasil mencatat prestasi Gemilang dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Tak hanya itu, beberapa waktu lalu LKS SMK juga berhasil menjadi juara umum fan mempertahankan 3 tahun berturut-turut. Namun masih banyak lagi prestasi lainnya yang menjadikan Jawa Timur selalu menjadi barometer pendidikan di Indonesia. Pungkasnya. (vir)