Jombang, Briannova.or.id – Pemerintah Desa Tondowulan gelar pawai budaya dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 78. Pawai budaya diikuti beberapa lembaga pendidikan yang ada di Desa Tondowulan, Karang Taruna, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), PKK, dan masyarakat dari RT atau RW masing-masing. Sabtu (26/8/2023)
Kepala Desa Tondowulan, Wijonarko ketika diwawancarai menyampaikan, pelaksanaan pawai budaya sebagai bentuk peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Warga Desa Tondowulan bersemangat dalam pawai budaya ini.
“Pawai budaya ini benar-benar disambut antusias warga. Bahkan rombongan peserta pawai budaya yang sampai di finish sekitar jam 6 sore. Sebelumnya, peserta mulai diberangkatkan pukul 13.00 WIB. Antusias ini adalah murni partisipasi warga yang bener-bener tulus dari hati,” tuturnya.
Lanjut Wijonarko, start pawai budaya berada di Dusun Klampisan. Sedangkan finishnya di Dusun Mambang, tepatnya di halaman SDN Tondowulan II dengan jarak sekitar 4 kilometer.
“Kalau jumlah peserta pawai budaya tidak bisa dihitung. Mulai dari RT saja diikuti sebanyak 24 RT. Untuk lembaga pendidikan yang ada di Tondowulan ini ada 2 PAUD, 2 TK, 2 Sekolah Dasar, 1 Madrasah Ibtidaiyah, 1 Madrasah Tsanawiyah dan 1 Madrasah Aliyah. Selain lembaga pendidikan, lembaga lain termasuk Karang Taruna, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), PKK, masyarakat RT atau RW Dusun Ngemplak, Dusun Klampisan, Dusun Mambang dan Dusun Panasan. Semuanya turut serta dalam pawai budaya ini,” ujar Wijonarko.
Sementara, masyarakat Desa Tondowulan yang ingin mengikuti pawai budaya per RT atau RW tidak dibatasi. Bahkan dari masing-masing warga antusias mengeluarkan dana demi kemeriahan pawai budaya.
“Harapannya perayaan HUT Kemerdekaan RI tahun ini paling tidak bisa mewarnai masyarakat Tondowulan, menjadi bukti bahwa masyarakat Tondowulan merasa syukur dengan perjuangan para pahlawan sehingga Indonesia merdeka. Kita hanya mensyukuri kemerdekaan dengan melaksanakan perayaan 17 Agustus salah satunya dengan melaksanakan pawai budaya,” ungkapnya.
Di tempat sama, salah satu warga Dusun Klampisan, Suti ketika diwawancarai menyampaikan, dirinya bersemangat menyaksikan pawai budaya sebab pawai budaya Desa Tondowulan tahun ini diikuti banyak peserta.
“Saya dengar dari tetangga, banyak masyarakat yang akan turut serta dalam pawai budaya ini. Ketika beberapa peserta pawai budaya lewat depan rumah untuk berangkat ke lokasi start, penampilan mereka sangat menarik. Sehingga ketika jam 2 siang saya melihat pawai budaya di Perempatan Bambu Runcing Dusun Klampisan, salah satu rute yang dilewati peserta pawai budaya,” tandasnya. (mda)



















