Tjitrawatie Ajak Ibu – Ibu dan Mahasiswa Jombang Lestarikan Budaya Busana Batik

Pelantikan ditandai dengan diterimanya bendera pataka Ketua DPC KKI Kabupaten Jombang, Hj. W.E Tjitrawatie

Jombang, Briannova.or.id – Pelantikan DPC Komunitas Kain dan Kebaya Indonesia (KKI) Kabupaten Jombang periode tahun 2023 – 2027 digelar oleh KKI di hadiri oleh Bupati Jombnag, Sekda didampingi kepala dinas Pendidikan, Kepala Dispora. Bertempat di Pendopo Kabupaten Jombang. Jumat (1/9/2023)

Salah satu uri – uri dan melestarikan budaya, pelantikan diawali dengan Tari Remo Boletan oleh siswa SMA Negeri 3 Jombang. Dalam pelantikan ini, dihadirkan pula fashion show busana batik.

Ketua DPD KKI Jawa Timur Hj. Mieke Siforak ketika sambutan menyampaikan, pengurus DPC KKI Kabupaten Jombang yang baru dilantik ini diharapkan menjalankan program KKI dengan baik.

“Diharapkan pengurus menjalankan program-program kerjanya dengan profesional. Kepada pengurus yang dilantik Saya mengucapkan selamat bekerja,” tutur Mieke.

Di tempat sama, Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab dalam sambutannya menyampaikan, selamat kepada ketua dan pengurus DPC Kabupaten Jombang. Dengan adanya KKI di Kabupaten Jombang untuk bersama melestarikan busana kebaya di Kabupaten Jombang.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang mengucapkan selamat kepada ibu yang telah dilantik sebagai pengurus Kabupaten Jombang. Busana kebaya harus dilestarikan karena kebaya merupakan pakaian yang sudah sejak dahulu dipakai di Kabupaten Jombang. Diharapkan busana kebaya tetap lestari dan tidak terpengaruh pakaian barat,” tutur Mundjidah.

Ketua DPC KKI Kabupaten Jombang, Hj. W.E Tjitrawatie menyampaikan, terima kasih kepada ketua dan wakil ketua DPD KKI Jawa Timur yang telah berkenan untuk melantik DPC KKI Kabupaten Jombang.

“Dengan dilantiknya DPC KKI Kabupaten Jombang, sehingga kami di sini sudah menjadi organisasi wanita yang legal,” ucap Tjitrawatie.

Lanjut Tjitrawatie, KKI merupakan sekumpulan perempuan di Kabupaten Jombang ini ingin melestarikan budaya kain batik. Busana batik diharapkan lestari sepanjang masa. KKI tidak rela apabila kebudayaan busana batik diklaim oleh negara lain sebagai kebudayaan mereka.

“Masa kini, generasi muda enggan memakai kain kebaya karena dirasa kurang nyaman. Namun kami selaku perempuan yang ingin melestarikan budaya batik ini untuk itu mengajak kepada seluruh ibu-ibu dan adik-adik terutama para siswa-siswa dan mahasiswa mari kita lestarikan budaya busana batik yang sudah kita miliki ini,” jelas Tjitrawatie.

Selaras dengan Ketua Panitia, Hanik Hartono menyampaikan, KKI dibentuk untuk menumbuhkan kecintaan kepada bangsa Indonesia, menguatkan identitas dan mengembangkan kebudayaan. “Dalam menumbuhkan kecintaan terhadap budaya bahasa khususnya kain daerah, kain batik. Dengan dilantiknya DPC KKI Kabupaten Jombang nantinya diharapkan mampu mempertahankan dan mengembangkan batik di Kabupaten Jombang,” pungkas Hanik. (mda)