Sumrambah : Pendidikan Menjadi Penentu Sumber Daya Manusia

Penandatanganan MoU pihak SMK Darul Ulum Kepuhdoko dengan Direktur PT Indonesia Royal Paper

Jombang, Briannova.or.id – Peresmian proyek pembangunan instalasi pembuangan air limbah SMK Darul Ulum Kepuhdoko Tembelang. Dihadiri Wakil Bupati Jombang Sumrambah, OPD terkait, Pengasuh Ponpes Kepuhdoko Tembelang, segenap kepala SLTP negeri maupun swasta, tokoh masyarakat, tamu undangan yang hadir, dan siswa SMK Kepuhdoko. Bertempat di SMK Kepuhdoko Tembelang. Selasa (19/9/2023)

Pengasuh Ponpes Kepuhdoko Tembelang ketika sambutan Mustain Hasan menyampaikan, peresmian proyek pembangunan instalasi pembuangan air limbah ini merupakan pengabdian masyarakat dan perusahaan sekitar yang telah berbadan hukum.

“Ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang mesti dilakukan oleh perusahaan berbadan hukum terutama yang ada di lingkungan sekitar. Sementara, se Jawa Timur disini pertama kali pengabdian masyarakat seperti ini dilakukan,” tuturnya.

Selain itu, proyek ini menambah lengkapnya alat laboratorium SMK Darul Ulum Kepuhdoko, dimana SMK ini harus punya alat praktikum yang sangat banyak dan komplit atas uluran tangan direktur, jajaran direksi, dan semua jajaran yang ada di PT Indonesia Royal Paper ini.

“Tanpa PT Indonesia Royal Paper, proyek instalasi pembuangan air limbah ini tidak akan terwujud meskipun jumlah siswa SMK Darul Ulum kami ini lumayan jumlahnya, ada 400. Meskipun jumlah siswa lumayan banyak ini, kontribusi di bidang keuangan sangat minim. Sebab siswa kami tergolong dari kalangan ekonomi dibawah rata-rata. Mudah-mudahan ada manfaat untuk anak didik dan warga sekitar sehingga sekolah akan bisa merekrut dan magang di PT Indonesia Royal Paper,” papar Mustain

Di tempat sama, Wakil Bupati Jombang Sumrambah ketika sambutan menyampaikan, ini adalah momentum pendidikan yang tidak sederhana karena pendidikan menjadi penentu sumber daya manusia baik atau tidaknya.

“Sumber Daya Manusia nantinya yang menentukan kita bisa mencapai Indonesia emas atau tidak. Oleh sebab itu saya terima kasih kepada teman-teman, saat ini sebuah momentum bagi Kepuhdoko,” tutur Sumrambah.

Menurut Sumrambah, meskipun SMK Darul Ulum Kepuhdoko disebut sebagai SMK desa tidak apa-apa. Asalkan otak dan skill siswanya terlatih dan siap untuk mencapai Indonesia emas. Momentum ini jangan sampai disia-siakan. Hubungan baik dengan PT indonesia royal paper wajib dijaga.

“Saya salah satunya berbangga hari ini semoga kerjasama ini akan berlanjut terus hari ini bisa saling melengkapi, saling bersinergi, dan saling menguntungkan. Semoga PT Indonesia Paper tambah besar, jaya, pasar ekspor semakin luas , dan membantu kita melakukan gerakan untuk membatasi penggunaan plastik,” tandas Sumrambah. (mda)