Jombang, Briannova.or.id – Sebagai bentuk mitigasi resiko terhadap tingginya jumlah WBP atau overkapasitas di Lapas Kelas IIB Jombang, Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, maka perlu adanya langkah-langkah untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban. Adapun salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan pendekatan persuasif melalui rutin melaksanakan pengarahan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Bertempat di Aula Lapas Kelas II B Jombang, hari ini (Rabu, 20/09/2023)
Kalapas Jombang, Margono, A.Md.IP.,SH., MH mengapresiasi pelaksanaan pendekatan persuasif melalui rutin melaksanakan pengarahan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
“Kegiatan ini sejalan dengan arahan Dirjen PAS Reynhard Silitonga yaitu deteksi dini, berantas Narkoba, Sinergi serta back to basic. Saya harap kegiatan pengarahan kepada WBP ini dapat mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas II B Jombang,” tutur Kalapas Margono.
Sementara, Ka.KPLP, Dedy Pranata beserta Jajaran Kamtib mengumpulkan WBP, khususnya seluruh ketua kamar untuk memberikan beberapa pengarahan.
Pengarahan pertama, Ka.KPLP, Dedy Pranata mengingatkan kembali kepada seluruh ketua kamar tentang tata tertib, hak dan kewajiban WBP di Lapas Kelas IIB Jombang. Selain itu, WBP juga harus melaksanakan tata tertib, hak dan kewajiban dengan baik. Terutama etika dan sopan santun terhadap petugas.
“Kedua, pentingnya kebersihan dan kerapian di kamar hunian dan area blok. Terlebih lagi, bulan – bulan ini mulai musim pancaroba, untuk bersama – sama menjaga kebersihan dan kerapian kamar hunian dan area blok agar terhindar dari penyakit,” terang Dedy.

Lanjut Dedy, terutama pakaian-pakaian, di peraturan sudah jelas ada pembatasan mengenai jumlah pakaian masing-masing WBP. Tujuannya agar tidak menjadi sarang nyamuk dan bau yang berujung pada penyakit. Tidak hanya pakaian, tetapi rambut-rambut yang panjang harus dipangkas dengan rapi serta menjaga kebersihan diri.
“Ketiga, WBP diharapkan untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban dengan selalu berkomunikasi kepada petugas apabila ada masalah guna menciptakan lingkungan Lapas Kelas IIB Jombang yang aman dan kondusif,” tandasnya.
Perlu diketahui, usai pengarahan juga dilaksanakan tes urin secara acak kepada WBP. Seluruh hasil tes urin menunjukan hasil negatif. (mda)
















