Santri Berperan Mengisi Ruang Digital Untuk Memperkuat Literasi Keagamaan

Pawai budaya Hari Santri Nasional MAN 1 Jombang ketika melewati Jalan Bupati R. Soedirman

Jombang, Briannova.or.id – MAN 1 Jombang gelar pawai Hari Santri Nasional dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional yang ditetapkan tanggal 22 Oktober. Rute pawai start di MAN 1 Jombang kemudian ke Jalan Bupati R. Soedirman, belok kanan ke Jalan KH Hasyim Asy’ari, Jalan Wahid Hasyim Kemudian Jalan Dr. Sutomo dan finish di MAN 1 Jombang. Pawai diikuti 1498 siswa dari 45 kelas MAN 1 Jombang, 140 guru dan karyawan. Jumat (20/10/2023)

Kepala MAN 1 Jombang, Erma Rahmawati menyampaikan, Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober. Penetapan hari besar nasional ini mengacu pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri. Sementara, Tema Hari Santri 2023 adalah Jihad Santri Jayakan Negeri.

“Tema tersebut tak lepas dari peristiwa Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Resolusi tersebut berisi seruan kewajiban jihad bagi santri seluruh Indonesia dalam rangka mempertahankan kemerdekaan Indonesia melawan penjajah,” tutur Erma.

Lanjut Erma, seperti yang disampaikan Menteri Agama di Kabinet Indonesia KH. Yaqut Cholil Qoumas atau dikenal sebagai Gus Yaqut. Melalui tema tersebut, Gus Yaqut ia ingin mengajak para santri untuk membangun kejayaan negeri dengan semangat jihad intelektual di era transformasi digital.

“Jihad santri secara kontekstual adalah jihad intelektual, di mana para santri adalah para pejuang dalam melawan kebodohan dan ketertinggalan. Santri juga turut berjuang dan mengambil peran di era transformasi digital. Contohnya dengan mengisi ruang – ruang digital untuk memperkuat literasi keagamaan yang moderat berdasarkan prinsip Islam rahmatan lil alamin,” papar Erma.

Kreativitas siswa MAN 1 Jombang dalam pawai Hari Santri Nasional

Menurut Erma, siswa sangat antusias mengikuti pawai Hari Santri Nasional karena pawai ini memang aspirasi dari siswa – siswa. Kemudian tim dari pimpinan membahas dalam rapat dan disetujui, sehingga dilaksanakannya pawai Hari Santri Nasional. Siswa mengikuti pawai dengan kreativitas mereka masing – masing yang berhubungan dengan dunia pendidikan. Nantinya akan dinilai oleh guru – guru.

“Harapannya, siswa – siswa MAN 1 Jombang bisa bersinar melalui intelektual mereka, melalui ilmu mereka untuk memerangi kebodohan. Selain itu, diharapkan melalui digitalisasi mereka bisa memerankan diri untuk menjadi santri yang hebat dan bermartabat untuk bisa membawa dunia ini, sesuai tema kita di MAN 1 Jombang Madrasahnya para juara dan pengusaha,” pungkasnya. (mda)