Layangan Bukan Hanya Sekadar Hobi, Namun Tersirat Nilai Edukasi

Tim panitia dari Komunitas Pelayang Jombang (KPJ)

 

Jombang, Briannova.or.id – Komunitas Pelayang Jombang (KPJ) gelar lomba layang-layang yang diiringi Gambus Misri Bintang Sembilan. Bertempat di Lapangan Desa Kendalsari Kecamatan Sumobito Jombang. Minggu (29/10/2023)

Ketua Panitia Iggy Rosa Eklesias ketika diwawancarai menyampaikan, musim panen kemarau pada umumnya angin berhembus kencang sehingga sangat cocok dimanfaatkan untuk menerbangkan layang-layang.

“Musim kemarau ketika panen ini pada umumnya angin sedang berhembus sekencang-kencangnya. Jadi, kondisi alam terutama angin sangat mendukung lomba layang-layang,” ucap Iggy.

Menurut Iggy, bermain layangan tidak hanya sekadar menyalurkan hobi, namun tersirat nilai edukasi kepada generasi muda. Mereka bisa melatih diri untuk bekerja sama antar kelompok, menghargai perbedaan, hingga melatih kesabaran.

“Sebab ada layangan yang tidak mengudara secara optimal saat lomba, sehingga harus sabar. Itu, bagi saya, sangat mendidik. Ketinggiannya di daerah angin angin di Jombang antara 100 sampai 200 meter,” kata Iggy.

Beberapa layangan milik peserta lomba

Lanjut Iggy, lomba layang-layang terdapat dua kategori yakni kepangan atau sowangan kemudian dari bentuk layang-layang. Sementara, untuk lokasi lomba layang-layang dilakukan secara bergiliran. “Kali ini, lomba layang-layang dilaksanakan di Lapangan Desa Kendalsari. Sebelumnya, lomba layang-layang sudah dilakukan di daerah-daerah lain,” ungkapnya.

Selain itu, untuk menentukan juara, ada banyak kategori juara yakni, keindahan, kombinasi warna, dan kerapian. Karena dinilai dari kreatifitas pembatikan kemudian terbang layang – layang. Untuk kategori sendaren, dinilai dari bunyi sendarennya.

“Jenis bentuk layang – layang diantaranya, Burung Bali, kupu-kupu, Elang, Delta, Burung Hantu, Pesawat, Spiderman, Gurita, Naga 3D, Layangan Hias Harimau, Kapal Laut 3D, Burung Garuda dan lain sebagainya. Untuk sendaren, ada dua kategori yaitu dari pita kado dari mika,” papar Iggy.

Sementara, peserta lomba layang-layang sekitar 200 orang dari berbagai wilayah, khususnya Jombang. Wilayah sekitar Jombang juga hadir, dari Mojokerto, Kediri, Surabaya, dan Sidoarjo.

“Harapannya, lomba layang-layang berjalan sukses dan antusiasme masyarakat tinggi, sehingga kedepannya kita dapat mengadakan festival layang-layang yang lebih meriah,” pungkasnya. (mda)