Pentingnya Juru Sembelih Halal Dalam Pelaksanan Penyembelihan Hewan

Jombang, Briannova.or.id – Juru Sembelih Halal (JULEHA) adalah ujung tombak atas penentu kehalalan dan penghasil daging yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH). Peran Juleha sangat penting dalam memastikan pelaksanan penyembelihan hewan memenuhi syariat Islam, dan standar protokol kesehatan.

Guna mencapai tujuan tersebut, Juru Sembelih Halal (JULEHA) Kabupaten Jombang gelar vokasi dan uji kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) JULEHA yang dilaksanakan secara online tanggal 12 Desember sampai 14 Desember 2023. Kemudian tanggal 15 Desember sampai 17 Peserta harus ada di basecamp untuk pendalaman materi dan mengikuti uji kompetensi di Basecamp JULEHA Indonesia Kabupaten Jombang. Jumat (15/12/2023)

Ketua Umum JULEHA Indonesia Jombang Shalahuddin yang akrab disapa Cak Sholeh menyampaikan, terdapat 35 peserta vokasi dan uji kompetensi BNSP JULEHA diantaranya, utusan pabrik, tempat pemotongan ayam rumahan atau Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dari masyarakat umum maupun pesantren dan sekolah.

“Mulanya, peserta harus mendaftar terlebih dahulu kemudian kita seleksi. Setelah itu peserta secara mandiri membayar biaya yang digunakan untuk akses, biaya kegiatan, akomodasi, transportasi termasuk penginapan. Namun, ada beberapa peserta yang mendapatkan beasiswa dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jombang dan Rumah Potong Hewan (RPH),” ucap Cak Sholeh.

Dia mengatakan, uji kompetensi yang dilakukan mengacu Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), didalamnya terdapat 13 kompetensi yang terbagi menjadi dua kategori besar yaitu pengembangan profesionalitas dan pengelolaan penyembelihan.

Lanjut Cak Sholeh, pada kategori pengembangan profesionalitas ada tujuh kompetensi yang harus dimiliki yang mencakup melakukan ibadah wajib, menerapkan persyaratan syari’at islam, menerapkan kesehatan dan keselamatan kerja, melakukan komunikasi efektif, mengkoordinasikan pekerjaan, menerapkan higiene sanitasi, dan menerapkan prinsip kesejahteraan hewan.

Sementara, pada kategori pengelolaan penyembelihan ada 6 hal yang perlu dikuasai yaitu menyiapkan peralatan penyembelihan, melakukan pemeriksaan fisik hewan, menetapkan kesiapan hewan untuk disembelih, menerapkan teknik penyembelihan hewan, memeriksa kelayakan proses penyembelihan, serta menetapkan status kematian hewan.

Di sisi lain, uji kompetensi praktek yang dilakukan para peserta terbagi menjadi dua yakni, peserta yang menyembelih unggas misalnya ayam. Kemudian untuk penyembelihan hewan yakni sapi.

“Harapannya, dengan uji kompetensi juru sembelih halal, tempat perpotongan hewan maupun unggas yang ada di Jombang dalam pelaksanan penyembelihan hewan memenuhi syariat Islam, dan standar protokol kesehatan,” pungkasnya. (mda)