Jombang, Briannova.or.id – Pemerintah Kabupaten Jombang gelar Bupati Melayani Warga (Bulaga) dengan slogan, CAK – CEK (Cepat, Akurat, Cermat, dan Akuratif) yang berlangsung selama 2 (dua) hari yakni 28 Februari – 29 Februari 2024. Bulaga dibuka langsung oleh Pj. Bupati Jombang Sugiat. Bertempat di Lapangan Desa Blimbing Kecamatan Gudo. Rabu (28/2/2024)
Pj. Bupati Jombang Sugiat ketika diwawancarai menyampaikan, Bupati Melayani Warga (Bulaga) bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara optimal yang masih terus dilakukan. Program Bulaga adalah program yang dicetuskan oleh Bupati sebelumnya. Program ini bagus, dan akan kami tingkatkan agar lebih baik lagi kedepannya.
Sugiat berharap, masing masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan RSUD dapat memberikan pelayanan cak cek, cepat akurat cermat dan kolaboratif, bisa melayani masyarakat dengan optimal kepada masyarakat yang hadir. Sehingga mereka tidak perlu jauh – jauh datang ke kantor untuk mengakses layanan yang diinginkan.
Sementara, Dinas Pertanian Kabupaten Jombang menjadi salah satu dari 34 (tigapuluh empat) penyedia pelayanan di Bulaga.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang Much Rony ketika diwawancarai menyampaikan, stand Dinas Pertanian menampilkan produk – produk hasil pertanian di Kabupaten Jombang.
“Kami menampilkan produk unggulan seperti buah Durian, buah Alpukat dan beras. Kami juga menampilkan produk hasil pertanian lain. Untuk sayur – sayuran, kami menampilkan kacang panjang, mentimun, terong, cabai, daun bawang, tomat, brokoli, pakcoy, dan pete. Sementara untuk buah – buahan, pepaya, buah naga, melon, belimbing, dan nanas,” terangnya.
Selain buah dan sayur, Dinas Pertanian juga menampilkan berbagai produk olahan hasil pertanian. Diantaranya, bolen, kerupuk singkong, berbagai jus buah, bubuk Kopi Robusta, bubuk kopi Arabica, dan bubuk Kopi Excelsa. Selain produk hasil pertanian, pihaknya juga menyediakan pupuk untuk pertanian.
Tidak hanya itu, Dinas Pertanian juga memberikan pelayanan klinik agribisnis yang bertujuan untuk memberikan pelayanan informasi serta mempercepat transfer teknologi kepada petani secara efektif dan efisien.
Rony berharap, dengan para petani melaksanakan anjuran – anjuran dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di klinik agribisnis kemudian melaksanakan anjuran tersebut. Sehingga, hasil pertanian akan lebih baik seperti produk yang ditampilkan.
“Harapannya, bagaimana petani mendapatkan nilai lebih. Baik pengetahuan terkait proses atau aktivitas pertanian maupun hasil pertanian yang lebih baik. Sehingga nilai jual produknya lebih tinggi. produk – produk kami tampilkan ini sebagai contoh yang manakala dilakukan budidaya dengan baik, penanaman dengan teknologi anjuran hasilnya akan baik,” pungkasnya. (mda)



















