Lantik 25 Orang Pejabat, Pj. Bupati Sugiat Berharap Pelayanan kepada Masyarakat Lebih Optimal

Pj. Bupati Jombang Sugiat ketika diwawancarai

Jombang, Briannova.or.id – Pemerintah Kabupaten Jombang gelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang.

Mutasi jabatan di lingkungan kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan salah satu upaya pengembangan karier pegawai melalui pemindahan karyawan pada posisi yang lebih tepat dengan pekerjaan yang sesuai, agar produktivitas kerjanya menjadi meningkat dan memberikan kepuasan kerja serta memberikan prestasi yang sebesar – besarnya. Hal ini disampaikan Pj Bupati Jombang Sugiat usai melantik 25 orang pejabat di ruang rapat Swagata Pendopo Kabupaten Jombang. Rabu (13/3/2024)

Sugiat menambahkan, mutasi dilakukan atas dasar kesesuaian antara kompetensi ASN dengan persyaratan jabatan, klasifikasi jabatan dan pola karier, dengan memperhatikan kebutuhan organisasi. Melalui kebijakan mutasi diharapkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki oleh setiap organisasi dapat terjamin serta dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Sebab, secanggih apapun peralatan yang dimiliki oleh organisasi tidak akan bermanfaat jika tidak didukung oleh SDM handal, professional, terampil dan mempunyai kinerja yang tinggi,” tutur Sugiat.

Menurut Sugiat, dalam sebuah organisasi pemerintahan, mutasi merupakan hal biasa dalam upaya memberikan kesempatan kepada pegawai agar memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang lebih dan menyeluruh, berkaitan dengan jabatannya dengan jalan berpindah dari suatu pekerjaan atau unit kerja ke pekerjaan lain sehingga diharapkan akan meningkatkan kinerja pegawai tersebut.

Dia mengatakan, pelantikan kali ini dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jombang yang strukturnya disesuaikan. Kemudian ada juga jabatan fungsional di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ploso dan guru.

“Hanya saja, di Bapenda ini kan struktur nya baru dengan jumlah orang sama. Secara nomenklatur nya kan harus dilantik kembali. Kita membuat struktur baru karena menyesuaikan dengan kebutuhan. Sehingga bisa segera memberikan pelayanan yang lebih cepat kepada masyarakat,” ucap Sugiat.

Di sisi lain, untuk jabatan fungsional memang mereka baru menjabat sebagai pejabat fungsional di RSUD Ploso dan guru itu harus dilantik dan harus mengucapkan sumpah.

Setelah mereka dilantik, Sugiat berharap pelayanan kepada masyarakat lebih optimal lagi, kemudian RSUD termasuk guru juga demikian. Dirinya selalu menyampaikan kepada para pejabat untuk berprestasi, berkinerja yang baik, berlomba lomba untuk berprestasi. Sudah waktunya secara administrasi akan diperhatikan untuk jabatannya, termasuk kenaikan pangkat dan sebagainya.

“Ini selalu saya sampaikan dan saya tekankan, supaya sistem kita berjalan baik, semua supaya punya kesempatan yang sama. Kalau semua punya kesempatan sama tentu saja semua termotivasi sehingga kinerja akan lebih baik, utamanya memberikan pelayanan kepada masyarakat,” terangnya.

Inilah daftar nama 25 pejabat yang dilantik. (1) Kepala Badan Pendapatan Daerah, Hartono, (2) Sekretaris pada Badan Pendapatan Daerah Joko Muji Subagyo, (3) Kepala Bidang Pemeriksaan, Pengembangan dan Pengolahan Data pada Badan Pendapatan Daerah, Betty Yuspitasari, (4) Kepala Bidang Pelayanan dan Penagihan pada Badan Pendapatan Daerah, May Indra Fatmawati, (6) Kepala Sub Bidang Pemeriksaan pada Badan Pendapatan Daerah, Supriyatin, (7) Kepala Sub Bidang Pendataan, Penetapan PBB-P2 dan BPHTB pada Badan Pendapatan Daerah, Harsini, (8) Kepala Sub Bidang Pelayanan pada Badan Pendapatan Daerah, Mohamad Mukhlis Fauzi, (9) Kepala Sub Bagian Umum, Kepegawaian, Keuangan dan Aset pada Badan Pendapatan Daerah Zuzun Ety Suryani, (10) Kepala Sub Bidang Penagihan pada Badan Pendapatan Daerah Ardi Marthayuda, (11) Perawat Terampil pada Rumah Sakit Umum Daerah Ploso, Achmat Fiyan Budi Sampurna, (12) Perawat Terampil pada Rumah Sakit Umum Daerah Ploso, Aimmatul Azizah, (13) Perekam Medis Terampil pada Rumah Sakit Umum Daerah Ploso, Desy Permata Sari, (14) Fisioterapis Terampil pada Rumah Sakit Umum Daerah Ploso, Eko Hadikusuma Ranuwiharjo, (15) Perawat Terampil pada Rumah Sakit Umum Daerah Ploso Muhammad Affan Ash Shiddiqi, (16) Perawat Terampil pada Rumah Sakit Umum Daerah Ploso, Nidia Meta Istichoma, (17) Perawat Terampil pada Rumah Sakit Umum Daerah Ploso, Niermala Sari, (18) Nutrisionis Terampil pada Rumah Sakit Umum Daerah Ploso, Ratih Mega Lestari, (19) Perawat Terampil pada Rumah Sakit Umum Daerah Ploso, Uliati Dyah Arum, (20) Guru Ahli Pertama pada SDN Candimulyo Jombang, Dina Faris Nurul Atiqoh, (21) Guru Ahli Pertama pada SDN Pojokklitih II Plandaan, Imron Rosyadi, (22) Guru Ahli Pertama pada SDN Ngudirejo I Diwek, Ita Wijiastutik, (23) Guru Ahli Pertama pada SDN Ngampungan Bareng, Nunuk Fitriyah, (24) Guru Ahli Pertama pada SDN Diwek I, Nurpratiwi Sari, (25) Guru Ahli Pertama pada SDN Grogol II Diwek, Tisnawati. Pungkasnya (mda)