
Jombang, Briannova.or.id – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) gelar Silaturahmi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dengan Tokoh Agama (Toga) / Tokoh Masyarakat (Tomas) guna Cipta Kondisi Bulan Ramadan dan Menjelang Idul Fitri di Kabupaten Jombang Tahun 1445 Hijriah / 2024 Masehi. Dibuka secara langsung oleh Pj. Bupati Jombang Sugiat. Bertempat di Ruang Bung Tomo Pemerintah Kabupaten Jombang
Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tinginya atas kontribusi dan kerjasama para tokoh agama/masyarakat, Organisasi Masyarakat (Ormas) dan forum – forum (FKUB, FPK dan FKDM) dengan Pemerintah Kabupaten Jombang, sehingga pelaksanaan pemilu presiden dan legislatif di Kabupaten Jombang dapat berjalan lancar dan situasi Kabupaten Jombang tetap kondusif. Hal ini disampaikan Pj Bupati Jombang Sugiat. Senin (25/3/2024)
Sugiat menambahkan, penanggulangan berbagai permasalahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan bukan semata – mata menjadi tanggung jawab pemerintah saja, namun masyarakat juga harus terlibat. untuk itu, keberadaan para tokoh agama/masyarakat, organisasi masyarakat, serta forum- forum sangatlah berarti dalam upaya preventif yang bertujuan untuk mencegah terjadinya permasalahan besar. Sehingga potensi masalah dapat direspon dan ditanggulangi bersama secara cepat dan tepat guna mewujudkan Jombang tenang dan damai.
“Pada penentuan awal Ramadan dan awal Idul Fitri sering terjadi perbedaan, maka dari itu mari kita sikapi dengan bijaksana agar perbedaan ini tidak mengganggu Ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan sesama umat Islam yang telah berjalan baik selama ini. Dimohon kepada ormas Islam agar memberikan pemahaman kepada para jamaahnya terkait perbedaan penentuan awal Ramadan maupun penentuan Idul Fitri tersebut,” tutur Sugiat.
Di Bulan Ramadan ini, pihaknya mengajak seluruh masyarakat Jombang untuk tetap memelihara kondisi yang aman dan tenteram agar umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusuk dan merayakan idul fitri dengan kedamaian. Apabila rumah ditinggal mudik, pastikan untuk mengunci pintu, jendela, dan pagar dengan baik, serta menitipkan rumah kepada tetangga atau petugas keamanan. Selain itu, tidak lupa memastikan peralatan listrik dan kompor dalam keadaan mati.
“Kami juga mendorong seluruh warga untuk selalu menjaga kerukunan, kebersamaan, toleransi, dan semangat gotong royong, yang merupakan pondasi utama dalam membangun Kabupaten Jombang,” ucap Sugiat.
Dia mengatakan, Permasalahan umum di masyarakat yang seringkali terjadi pada bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri adalah kenaikan harga pokok, makanan dan minuman yang kedaluwarsa, kemacetan lalu-lintas dan laka-lantas, serta peningkatan tindak kriminal dan gangguan kamtibmas lainnya. Oleh karena itu, diharapkan perangkat daerah terkait, seperti Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, RSUD, dan Satpol PP dapat berkoordinasi lintas sektoral untuk bersama-sama mengantisipasi permasalahan tersebut.
“Saya berharap ke depannya agar masyarakat Jombang tetap memelihara kerukunan dan kebersamaan dalam menyambut Pilkada baik bupati maupun gubernur pada tahun 2024, serta tidak terpengaruh oleh isu-isu politik yang sedang berkembang. hal ini penting demi menjaga kondusifitas daerah Kabupaten Jombang,” pungkasnya. (mda)


















