Pondok Ramadan SMP Negeri 3 Jombang Guna Memupuk Rasa Iman dan Taqwa

Ketika kegiatan membaca Al – Qur'an siswa didampingi guru

Jombang, Briannova.or.id – Pada Bulan Ramadan 1445 Hijriah atau 2024 Masehi, SMP Negeri 3 Jombang laksanakan Pondok Ramadan yang merupakan kegiatan diselenggarakan pada waktu Bulan Ramadan dan berisi dengan berbagai bentuk kegiatan keagamaan.

Pondok Ramadan dibagi menjadi 3 sesuai dengan jenjang kelas dan dilaksanakan selama 4 hari. Untuk kelas VII (tujuh) yakni pada tanggal 18 – 21 Maret. Sedangkan, kelas VIII (delapan) dilaksanakan pada tanggal 22, 25, 26, 27 Maret. Kemudian kelas IX (sembilan) pada tanggal 28 Maret, 1, 2, 3 April. Hal ini disampaikan Kepala SMP Negeri 3 Jombang Eko Sisprihantono ketika diwawancarai di ruang kerjanya. Rabu (27/3/2024)

Eko menambahkan, kegiatan Pondok Ramadan dimulai pukul 07.30 sampai dengan 12.10 WIB yang diawali dengan Sholat Dhuha berjamaah. Setelahnya, siswa kembali ke kelas masing – masing untuk melanjutkan kegiatan Pondok Ramadan lainnya.

Kegiatan Pondok Ramadan, praktek ibadah salat

“Kegiatan tersebut diantaranya, praktek ibadah seperti wudhu dan salat. Kemudian ada membaca Al – Qur’an atau biasa disebut tadarus. Selanjutnya, untuk putra ada kegiatan bilal (mengumandangkan adzan),” terangnya.

Eko menyebut, untuk kegiatan membaca Al – Qur’an setiap jenjang dibagi menjadi 3 kelas yakni, kelas A, kelas B, dan kelas C. Kelas A terdiri dari siswa yang sudah mahir baca Al – Qur’an. Kelas B bagi siswa yang sudah bisa membaca Al – Qur’an tapi kurang lancar. Untuk kelas C untuk siswa yang masih belum bisa membaca Al – Qur’an atau masih Iqra.

“Sementara, untuk praktik – praktik ibadah seperti praktik wudhu dan praktek salat dilakukan oleh setiap siswa. Guru juga melakukan pendampingan setiap 10 siswa selain guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan guru mulok. Sebab, guru PAI dan guru Mulok berperan sebagai pemateri,” ucap Eko.

Guru PAI ketika menjadi pemateri Pondok Ramadan

Dia juga mengatakan, tujuan Pondok Ramadan adalah memupuk atau menambah rasa iman dan taqwa para siswa. Sehingga, meningkatkan para siswa agar lebih mencintai ajaran – ajaran Agama Islam dan mencintai Agama Islam itu sendiri.

“Pesan kepada siswa, meskipun ketika kegiatan Pondok Ramadan tahun ini telah berakhir, jangan hanya cukup berhenti di sini. Karena pembelajaran di sekolah itu waktunya sebatas. Kemudian tugas untuk siswa adalah mengembangkan dirinya sendiri terutama untuk anak – anak yang belum bisa membaca Al – Qur’an dengan lancar silahkan dikembangan sendiri seperti ikut Taman Pendidikan Al – Qur’an (TPQ) dan atau pembelajaran lainnya,” pungkasnya. (mda)