FKDM Diharapkan Semakin Mampu Mendeteksi Tingkat Kerawanan di Wilayah

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jombang Anwar ketika ditemui di ruang kerjanya

Jombang, Briannova.or.id – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) gelar Peningkatan Kapasitas dan Kapabilitas Pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan se – Kabupaten Jombang dengan narasumber Pj. Bupati Jombang Sugiat.

Diikuti 158 peserta dari pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Jombang 11 orang, Pengurus FKDM Kecamatan se – Kabupaten Jombang yang per kecamatan terdapat 7 orang pengurus, sehingga 147 orang. Bertempat di Gedung KPRI Sejahtera.

Tujuan peningkatan kapasitas dan kapabilitas Pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), agar mereka mengerti terkait dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Kemudian mengerti terkait tanggung jawab dan pelaksanaan deteksi dini di wilayah masing – masing. Hal ini disampaikan Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jombang Anwar ketika ditemui di ruang kerjanya. Rabu (16/5/2024)

Anwar menambahkan, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) adalah mitra kerja Pemerintah Kabupaten Jombang yang tugasnya melaksanakan deteksi dini terhadap Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG) yang mempunyai efek akan mengganggu kondusifitas wilayah.

Anwar menyebut, Pj Bupati Jombang Sugiat juga hadir untuk memberikan motivasi dan memberikan materi selaku narasumber terkait dengan penguatan pemantapan dan motivasi terhadap kinerja FKDM baik di tingkat kecamatan, maupun kabupaten.

“Prinsipnya, motivasi yang diberikan Bapak Pj Bupati yang pertama ,meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat. Jadi, di suatu wilayah tidak ada yang namanya aman yang ada itu minimal atau minor. Karena segala permasalahan yang muncul di wilayah itu bisa dimungkinkan menjadi permasalahan yang besar,” ucap Anwar.

Kedua, untuk selalu waspada dan deteksi dini terhadap kondisi wilayah masing – masing. Ketiga, selalu berkoordinasi dengan aparat pemerintah yang ada di masing – masing tingkatan, kalau FKDM desa selalu berkoordinasi dengan kepala desa atau lurah. Sedangkan kalau FKDM kecamatan, berkoordinasi dengan camat atau Forkopimcam.

“Harapan kedepan, FKDM semakin mampu untuk mendeteksi tingkat kerawanan di wilayah terhadap Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG). Sehingga Kabupaten Jombang semakin aman dan kondusif,” pungkasnya. (mda)