Jombang, Briannova.or.id – Lapas Kelas IIB Jombang Kanwil Kemenkumham Jawa Timur merupakan salah satu UPT Pemasyarakatan yang mengalami overkapasitas. Sehingga dituntut untuk memiliki upaya antisipasi untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban.
Salah satu upaya dapat dilakukan adalah dengan pendekatan Persuasif kepada Warga Binaan. Pendekatan secara persuasif ini berfungsi sebagai komunikasi khusus kepada Warga Binaan untuk mempengaruhi sikap, pendapat dan perilaku sehingga terwujud Lapas Kelas IIB Jombang yang aman dan kondusif, Rabu (17/07/2024).
Kasi Administrasi Kamtib beserta Kasubsi Keamanan dan Kasubsi Portatib didampingi staf dan petugas Blok, melaksanakan trolling di kamar – kamar hunian warga binaan yang sambil menyapa dan berbincang dengan warga binaan.
Tidak hanya menanyakan kabar, Kasi Administrasi Kamtib, Hendri Kurniawan juga menanyakan hal – hal yang perlu disampaikan kepada petugas. Beliau juga menghimbau warga binaan untuk selalu menjaga ketertiban serta kebersihan lingkungan sekitar kamar hunian.
“Mengingat keterbatasan personil jajaran pengamanan, maka dilakukan pendekatan persuasif kepada warga binaan agar bersama sama menjaga kebersihan, keamanan dan ketertiban, merangkul mereka dan mendengarkan keluh kesahnya. Dengan begitu kami bisa menciptakan kenyamanan serta melakukan deteksi dini terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban,” ucap Hendri Kurniawan.
Dia menyebut, upaya Pendekatan Persuasif sesuai dengan arahan Kakanwil Kemenkumham Jatim, Bapak Heni Yuwono. “Pendekatan persuasif merupakan upaya menjaga kondusifitas keadaan Lapas yang overkapasitas serta sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban karena di Lapas/Rutan memiliki keterbatasan personil pengamanan,” pungkasnya. (mda)
















