Jombang, Briannova.or.id – Penutupan Jomvang Fest 2024 dalam rangka memperingati Hari Jadi Pemkab Jombang ke 114 dan Hari Santri Nasional diadakan Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal dan diadakan Polrea Jombang bershalawat menuju PILKADA dami bertempat di Alun-alun Kabupaten Jombang. Rabu Malam (23/10/24)
“Sosialisasi gempur rokok ilegal sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Jombang yang bersinergi dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Kediri. Langkah ini merupakan upaya bersama untuk menekan peredaran rokok ilegal,” jelas PJ Bupati Jombang Teguh Narutomo.
Selain itu, sosialisasi gempur rokok ilegal sangat penting, karena masih ada sebagian dari masyarakat yang masih memilih rokok ilegal karena harganya lebih murah. Namun, harus disadari bahwa dampak dari rokok ilegal tidak hanya mengancam kesehatan tetapi juga dapat merugikan negara.
Menurutnya, Peredaran rokok ilegal dapat mengganggu berbagai program pembangunan, seperti penyediaan infrastruktur, bantuan sosial, kesejahteraan petani, serta berbagai program penting lainnya yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
“Dengan adanya sosialisasi rokok ilegal, saya berharap masyarakat semakin memahami ketentuan perundang-undangan terkait Cukai dan mampu membedakan antara roket legal dan rokok ilegal. Mari kita semua berpartisipasi aktif dalam menolak dan melawan peredaran rokok ilegal demi terciptanya kesejahteraan yang lebih baik di Kabupaten Jombang,” sebut Teguh.
Tidak hanya itu, PJ Bupati Teguh juga mengajak seluruh masyarakat Jombang untuk mensukseskan Pilkada serentak yang diselenggarakanbpada tanggal 27 November 2024. Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan bijaksana.
“Saya juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat Jombang bahwa perbedaan politik adalah hal yang wajar dalam demokrasi, untuk itu jaga selalu persatuan dan kerukunan antar sesama jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berusaha memecah belah kita,” katanya.
Teguh yakin bahwa seluruh warga Jombang dapat menciptakan suasana yang damai, aman, dan kondusif selama proses Pilkada serentar tahun 2024. Hal ini dapat terpilih pemimpin yang terbaik untuk masa depan Jombang.
Ia menyebutkan, shalawat yang dipanjatkan bersama tim hadroh Polres Jombang merupakan ikhtiar bersama agar Pilkada dapat berjalan dengan lancar, aman, dan penuh berkah.
Setelah sambutan, PJ Bupati Teguh menutup kegiatan Jombang Fest 2024 yang telah berlangsung selama 10 hari terhitung mulai tanggal 14 Oktober sampai 23 Oktober 2024.
Selesai menutup kegiatan Jombang Fest 2024, Teguh berharap semoga Jombang Fest dapat menjadi tradisi tahunan yang dinantikan oleh masyarakat global, bukan hanya masyarakat Jombang dan bukan hanya masyarakat regional, tetapi juga juga menyertakan seluruh negeri.
Terpisah, Fungsional ahli pertama dari Bea Cukai Kediri Vicky Hendra Puspita selaku moderator menjelaskan cukai adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang dimana karakteristiknya telah diatur oleh undang-undang.
Menurutnya, gempur rokok ilegal sangat penting karena cukai sebagai pembiayaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), “APBN merupakan anggaran yang membutuhkan biaya besar dan salah satunta juga ditopang dari pajak”.
Berikut ciri-ciri rokok ilegal, diantaranya rokok polos atau tanpa dilekati pita cukai, rokok dengan pita cukai palsu, rokok dengan pita cukai bekas pakai, rokok dengan pita cukai salah peruntukan, dan rokok dengan pita cukai salah personalisasi.
Bagi para pengedar atau penjual rokok ilegal akan dikenakan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar, sesuai dengan Pasal 54 Undang-undang RI Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai.
Sementara, Kapolres Jombang Eko Bagus Riyadi saat melaporkan kegiatan Polres Jombang Bershalawat menuju Pilkada damai menyampaikan, tujuan diadakan acara tersebut sebagai wujud rasa syukur serta permohonan kepada Allah SWT. agar seluruh jajaran kepolisian Polres Jombang mendapatkan kemudahan dan perlindungan dalam melaksanakan tugas negara.
“Pada kesempatan kali ini juga menjadi momen yang baik buat kita semua untuk bersilahturahmi, berkolaborasi, dan bersinergi dalam upaya memperkokoh solidaritaa dalam membangun Jombang secara bersama-sama,” pungkas Kapolres Eko Bagus. (vir)



















