Lapas Jombang Cegah Gangguan Keamanan daj Ketertiban Melalui Pendekatan Persuasif

Jombang, Briannova.or.id – Menyambut bulan Ramadhan yang penuh berkah, Ka.KPLP Lapas Kelas IIB Jombang, Dedy Pranata mengingatkan seluruh petugas pengamanan untuk memperketat pengawasan dan menjaga ketertiban di lingkungan blok hunian.

Salah satu strategi yang diterapkan adalah melalui pendekatan persuasif dan pemantauan secara halus dan tidak langsung terhadap perilaku WBP

Pendekatan persuasif dilakukan dengan mengingatkan WBP tentang pentingnya menjaga keharmonisan dan ketertiban selama bulan suci ini. Pendekatan persuasif biasanya dilaksanakan bersamaan dengan trolling untuk memantau kegiatan WBP secara lebih efektif, dengan memberikan perhatian lebih pada interaksi antar-WBP serta aktivitas yang mencurigakan.

“Dengan kondisi overkapasitas, pendekatan persuasif merupakan strategi yang efektif untuk mencegah timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban terutama di bulan ramadhan,” jelas Kepala Lapas Kelas IIB Jombang M.Ulin Nuha.

Sesuai arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bapak Agus Andrianto, Lapas Jombang melakukan berbagai strategi untuk mencegah timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas yang overkapasitas, melalui pendekatan persuasif. Kami berharap dengan strategi ini, dapat menciptakan suasana yang kondusif selama Ramadhan, sekaligus mencegah potensi gangguan yang bisa merusak kenyamanan semua pihak. Pungkasnya. (vir)