Jombang, Briannova.or.id – Guna capai target gula konsumsi di Indonesia, Pemerintah Indonesia mengadakan program Bongkar Ratoon (BR).
Kali ini, Tanam Perdana Program Bongkar Ratoon (BR) diselenggarakan di Kabupaten Jombang melalui PT SGN PG Tjoekir bertempat di Sawah Desa Ceweng Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang.
Sektor pertanuan dan pekerbunan memang bukan penopang utama perekonomian di Kabupaten Jombang, namun produksi dan produktivitas hasil pertanian memiliki pengaruh besar terhadap pergerakan sektor lainnya.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Jombang Warsubi yang diwakilkan oleh Wakil Bupati Jombang Salmanuddin Yazid ketika sambutan. Senin (20/10/25)
Ia menyebutkan, perkembangan sektor selain pertanian memiliki korelari positif dengan sektor pertanuan, dapat diartikan ketika sektor lain secara tidak langsung akan ikut tumbuh.
“Dengan demikian dapat kita katakan bahwa pertanian merupakan soko guru pembangunan perekonomian di Kabupaten Jombang,” jelasnya.
Menurut Wabup yang sering disapa Gus Salman, prorgan Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkag strategis untuk memperbarui area tebu yang sudah tidak produktif dan menggantinya dengan tanaman tebu baru yang lebih unggul serta menerapkan teknologi budidaya modern.
“Saya berharap, melalui program BR ini dapat meningkatkan produktivitas tebu di Kabupaten Jombang secara signifikan, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Sehingga mampu mendukung target swasembada gula konsumsi tahun 2027,” sebutnya.
Sementara, Direktur Jenderal Perkebunan Kementrian Pertanian yang diwakilkan oleh Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Ir. Baginda Siagian menjelaskan program Bantuan Ratoon (BR) adalah bantuan bersifat stimulasi bukan sepenuhnya.
Pemerintah memberikan bantuan dari awal membongkat kemudian mengolag sampai nantinya siap tanam.
Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan benih atau bibit yang diserahkan secara langsung oleh Wakil Bupati Jombang Salmanuddin Yazid.
“Karena kita masih membutuhkan jutaan ton gula konsumsi, haraoan kami sampai di tahun 2026 dan 2027 kebutuhkan gula konsumsi melalui progan Bantuan Ratoon bisa tertutupi dan Indonesia tidak perlu impor,” ucapnya.
Perlu diketahui, secara nasional target gula konsumsi sebanyak 3,9 juta ton.
Ia juga menyebutkan, program Bantuan Ratoon berpesan agar PT SGN PG Tjoekir dan PT SGN Djombang Baru dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang dapat bersama-sama mensukseskan berjalanannya program BR.
Tak hanya Pabrik gula yang ada di Jombang dan Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang saja, tetapi petani dan kelompok tani juga diharapkan ikutbserta dalam mensukseskan program untuk pencapaian target gula konsumsi tahun 2026 dan 2027. Pungkasnya. (vir)



















