Jombang, Briannova.or.id – Suasana haru dan penuh doa mewarnai kegiatan pelepasan siswa kelas IX MTsN 16 Jombang. Dalam momen tersebut, para siswa tidak hanya dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, tetapi juga dibekali pesan moral agar tetap menjaga akhlakul karimah dan nama baik almamater. Kamis (21/05/26)
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, Dr. H. Arif Hidayatulloh, M.Pd.I, menegaskan bahwa inti utama dari kegiatan tersebut adalah mendoakan para siswa agar menjadi generasi yang saleh, berilmu, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, serta negara.
Dalam sambutannya, Arif Hidayatulloh mengajak seluruh wali murid dan guru untuk bersama-sama mendoakan masa depan para siswa. Ia berharap lulusan MTsN 16 Jombang mampu meraih cita-cita setinggi mungkin dan menjadi kebanggaan keluarga maupun madrasah.
“Raihlah cita-cita setinggi langit, bahagiakan kedua orang tua, almamater, bangsa, dan negara. Harapan besar keluarga dan bangsa ada di tangan kalian,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar para siswa tetap memegang teguh ilmu dan nilai-nilai yang telah diajarkan guru selama menempuh pendidikan di madrasah, terutama dalam menjaga akhlak.
Menurutnya, kepintaran tanpa akhlakul karimah tidak akan membawa kebahagiaan hidup. Karena itu, ilmu pengetahuan harus berjalan beriringan dengan iman dan perilaku yang baik agar mampu mengantarkan seseorang menuju kesuksesan dunia maupun akhirat.
Selain memberikan motivasi kepada siswa, Arif juga menyampaikan apresiasi kepada wali murid yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di MTsN 16 Jombang. Ia turut mendoakan agar para orang tua diberikan umur panjang, rezeki yang berkah, dan kemudahan dalam melanjutkan pendidikan anak-anak mereka.

Ucapan terima kasih juga diberikan kepada Kepala MTsN 16 Jombang, Hj. Emi Tahmidah, S.Pd., M.A., yang dinilai berhasil membawa madrasah semakin maju dan berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Sementara itu, Kepala MTsN 16 Jombang, Hj. Emi Tahmidah, menyampaikan rasa syukur sekaligus haru karena telah diberi amanah mendampingi para siswa selama tiga tahun terakhir.
Ia mengaku perjalanan mendidik para siswa bukanlah proses yang mudah. Berbagai dinamika dan tantangan selama mendampingi siswa menjadi bagian dari perjalanan pendidikan di madrasah.
“Kami mohon maaf sebesar-besarnya apabila selama tiga tahun mendampingi putra-putri panjenengan masih banyak kekurangan dan kesalahan,” tuturnya di hadapan wali murid.
Menurut Emi, tidak mungkin perjalanan pendidikan selama tiga tahun berjalan tanpa kendala maupun ujian. Karena itu, ia berharap hubungan baik antara pihak madrasah dan wali murid tetap terjalin dengan saling membuka pintu maaf.
Dalam kesempatan tersebut, Emi juga memberikan semangat kepada para siswa agar terus melanjutkan pendidikan dan tetap bangga menjadi bagian dari MTsN 16 Jombang. Ia menyebut para siswa kelas IX sebagai anak-anak hebat karena telah menyelesaikan proses pendidikan hingga tuntas.
Meski kegiatan pelepasan telah digelar, pengumuman kelulusan resmi tetap menunggu jadwal pemerintah yang akan diumumkan pada 2 Juni mendatang melalui laman resmi dan media sosial MTsN 16 Jombang.
“Insya Allah lulus semuanya,” ucap Emi yang langsung diamini para wali murid dan siswa dengan penuh harapan. (vir)



















