Turnamen Catur Indogrosir Malang Jadi Ajang Bangkitnya Semangat Pecatur

Screenshot

MALANG, Briannova.or.id – Suasana kompetisi catur kembali terasa di Kota Malang. Sebanyak 74 pecatur ambil bagian dalam Turnamen Catur 2026 yang digelar di Aula Indogrosir Malang, Kebonsari, Kecamatan Sukun.

Turnamen yang diselenggarakan Indogrosir Kebonsari Kota Malang tersebut mempertemukan peserta kategori umum dalam tujuh babak pertandingan. Kompetisi berlangsung menggunakan sistem Swiss Manager yang mengacu pada ketentuan Federasi Catur Internasional (FIDE) dan Percasi.

Wasit Nasional sekaligus Pelatih Nasional Pratama, Pungky Wahyu Febrian, mengatakan sistem Swiss Manager digunakan untuk mengatur pasangan pertandingan sekaligus menentukan peringkat peserta berdasarkan hasil yang diperoleh sepanjang turnamen.

“Pairing Swiss Manager digunakan untuk memasangkan lawan tanding secara adil. Sistem ini juga digunakan dalam menentukan peringkat dan juara,” ujar Pungky.

Pungky yang juga bertugas sebagai wasit pairing dalam turnamen tersebut menjelaskan, aplikasi Swiss Manager yang digunakan telah memiliki lisensi tersendiri dengan nama PUNGKY_LILIK_PM.

Menurutnya, penggunaan sistem tersebut membuat jalannya pertandingan lebih terstruktur. Setiap peserta mendapatkan lawan berdasarkan hasil pertandingan sebelumnya sehingga persaingan dapat berlangsung secara sistematis hingga babak terakhir.

Turnamen ini juga mendapat sambutan positif dari para peserta. Sejumlah pecatur mengaku senang karena kembali mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pertandingan catur setelah cukup lama tidak turun dalam kompetisi.

Antusiasme tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam pelaksanaan Turnamen Catur Indogrosir Malang. Selain menjadi arena persaingan, kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi para pecatur untuk kembali bertemu, mengasah kemampuan, dan membangun pengalaman bertanding.

Dalam pelaksanaannya, turnamen dipimpin oleh A. Yahya, WNP, bersama jajaran wasit, di antaranya Harjono, WN, PNP, serta Pungky Wahyu Febrian, WN, PNP. Selain itu, terdapat pula Iqro Moesa Putra, MN, WNP, PN dalam jajaran perwasitan.

Tidak hanya mempertandingkan kategori umum, penyelenggara juga memberikan penghargaan khusus bagi peserta junior. Kategori Best Junior menjadi bagian dari upaya memberikan ruang bagi pecatur muda untuk menunjukkan kemampuan mereka di tengah persaingan peserta lainnya.

Turnamen yang berlangsung di Aula Indogrosir Malang tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga geliat olahraga catur, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi pecatur dari berbagai daerah untuk berkompetisi secara langsung.

Dengan sistem pertandingan yang terstruktur dan antusiasme peserta yang tinggi, Turnamen Catur Indogrosir Malang 2025 menjadi salah satu momentum kembalinya atmosfer kompetisi catur di tengah masyarakat. Pungkasnya (vir)